WONOGIRI – Bahasa daerah merupakan warisan luhur yang memuat nilai-nilai karakter dan budi pekerti. Sadar akan pentingnya menjaga kelestarian tersebut, SDN 1 Purwosari turut ambil bagian dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Diseminasi Perlindungan Bahasa Daerah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Wonogiri.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Wonogiri. SDN 1 Purwosari sendiri mengirimkan delegasi guru untuk menyerap sekaligus berbagi praktik baik mengenai strategi penyelamatan bahasa daerah di lingkungan sekolah.
Kepala SDN 1 Purwosari, menyampaikan bahwa keikutsertaan guru dalam forum KKG ini merupakan langkah strategis untuk memperbarui metode pengajaran bahasa daerah agar lebih relevan dengan generasi masa kini.
“Tantangan zaman sekarang adalah bagaimana membuat anak-anak bangga dan terbiasa menggunakan bahasa daerah yang santun. Melalui forum KKG Kecamatan Wonogiri ini, guru-guru kami saling bertukar ide dan strategi dengan sekolah lain agar penanaman unggah-ungguh bahasa daerah di kelas bisa berjalan lebih maksimal,” ungkap beliau.
Dalam diseminasi tersebut, para peserta KKG mengupas berbagai formula kreatif untuk menghidupkan kembali minat siswa terhadap bahasa ibu. Guru tidak lagi mengandalkan metode hafalan yang kaku, melainkan beralih ke pendekatan yang lebih menyenangkan (fun learning).
Beberapa poin penting dan strategi yang dibawa pulang oleh delegasi SDN 1 Purwosari meliputi:
Pemanfaatan Media Berbasis Gim: Menggunakan aplikasi interaktif dan metode tebak kata untuk memperkaya kosakata bahasa daerah siswa.
Revitalisasi Sastra Anak: Menggalakkan kembali kegiatan mendongeng (ngandharake cerita), membaca puisi daerah (geguritan), serta tembang dolanan dalam proses pembelajaran.
Pembiasaan Komunikasi Santun: Penguatan penerapan bahasa daerah yang halus secara kontekstual dalam interaksi sehari-hari di sekolah.
Sekembalinya dari kegiatan KKG Kecamatan Wonogiri, para guru delegasi dari SDN 1 Purwosari berkomitmen untuk segera mengimbaskan ilmu yang didapat kepada rekan sejawat di sekolah, serta langsung menerapkannya di ruang-ruang kelas.
Langkah nyata ini diharapkan mampu membuat siswa-siswi SDN 1 Purwosari tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga tumbuh sebagai generasi yang berkarakter dan tetap kokoh memegang akar budaya daerahnya di tengah gempuran modernisasi. (Tim Publikasi SDN 1 Purwosari)

Beri Komentar